21 Haziran 2016 Salı

Pendahuluan

Pendahuluan

Anak-anak, Dalam buku ini, kita akan menguak keajaiban penciptaan pada makhluk hidup di sekeliling kita. Dalam halaman-halaman selanjutnya, kalian akan memulai perjalanan yang menyenangkan ditemani oleh binatang-binatang manis yang akan mempesona kalian dengan ciri-ciri mereka yang menarik dan mengagumkan.
Selamamembaca buku ini, kalian akan melihat bahwa Allah telah menciptakan semua makhluk hidup dalam bentuk yang sempurna dan bahwa mereka semua adalah wujud dari keahlian, kekuatan dan pengetahuan Allah yang tak terhingga.
Yavru hayvanlar
“Tahukah kalian semua jenis binatang?” Kami tahu kalian mengatakan “Tidak semua. Hanya beberapa dari mereka.”
Tahukah kalian kehidupan makhluk-makhluk ini? Tahukah kalian bagaimana mereka dilahirkan? Bagaimana mereka hidup?
Bagaimana mereka melindungi diri dan mencari makan? Barangkali kalian tak memiliki gambaran tentang seluk beluk kehidupan binatang. Tetapi jangan khawatir! Jika kalian membaca buku ini, kalian akan mempelajari hal-hal mengagumkan tentang mereka dan akan terpesona atas berbagai kesempurnaan dan bagusnya sifat yang Allah berikan pada makhluk-makhluk ini.
Yavru hayvanlar
Kalian telah dikenalkan dengan aneka binatang. Namun, dalam buku ini, kalian pun akan mengetahui berbagai rahasia tentang binatang dan dunia mengagumkan yang barangkali belum pernah kalian dengar atau lihat. Kalian akan sangat menyukainya.
Kalian akan terkagum-kagum atas cara binatang-binatang ini menyelesaikan pekerjaan mereka. Kalian akan melihat burung onta- pelari tercepat di dunia, harimau – salah satu pelari cepat terbaik, tupai bergigi tajam, serta burung merak yang menawan dan, ketika kalian bertemu mereka, kalian akan mengenal mereka dengan lebih baik. Sementara itu, ingatlah bahwa ini hanyalah sebagian dari binatang-binatang yang ada di dunia… Bumi kita berlimpah dengan berbagai binatang lain yang tak terhitung jumlahnya.
Ketika melihat keindahan binatang-binatang ini, ketahuilah bahwa Allah, Sang Pencipta semua makhluk ini, hanya ingin agar kita berpikir tentang keahlian dan kekuasaan-Nya yang tak terbatas, mengakui bahwa Dia telah menciptakan segala sesuatu dan Dialah pemilik segala sesuatu. Allah juga menginginkan kita melihat keindahan dalam makhluk hidup ini, untuk mendapatkan kesenangan darinya dan oleh karenanya kita mencintai Allah dan berterima kasih kepada-Nya karena Allah Allah telah menciptakan makhuk-makhluk mempesona ini.
Penciptaan alam semesta, binatang-binatang yang menyenangkan, tumbuh-tumbuhan, siang dan malam, serta segala sesuatu di sekelilingmu, membawa satu tujuan; mengajak kita untuk dapat melihat ciptaan Allah yang agung dan tanpa cela. Tujuannya semata-mata hanyalah, membuat kita, manusia, mengatakan “Betapa baiknya Allah menciptakan itu semua!”
Membaca Dunia Binatang akan memberi pandangan semacam itu atas makhuk hidup yang kalian saksikan di sekelilingmu.
Apakah kalian telah siap? Sekarang, balik halaman ini dan masuki Dunia Binatang! Segala macam binatang yang menakjubkan sedang menantimu di dalam!
baby_animals

Tupai: Pencinta Buah Kenari

Tupai: Pencinta Buah Kenari

Pada bab ini kita akan belajar tentang beberapa sifat menarik yang Allah berikan kepada tupai. Kami yakin apa yang akan kalian baca mengenai makhluk mungil nan cantik ini juga akan membuat kagum kawan-kawanmu.
Sincap
Tupai kebanyakan hidup di hutan-hutan Eropa dan Amerika Utara. Panjangnya kira-kira 25 cm . Ini seukuran dua telapak tanganmu. Di belakangnya dan sering kali menjuntai di atas punggungnya adalah ekornya, lebar, tegak, berumbai dan hampir sama panjang dengan badannya. Tentunya ada satu hikmah mengapa Allah, yang mencipta segala sesuatu dengan tujuan, memberi tupai ekor seperti itu. Berkat ekor panjangnya ini, tupai dapat melompat dari satu pohon ke pohon yang lain tanpa kehilangan keseimbangan.
Kuku kecilnya yang tajam menjadikannya dapat memanjat pohon tanpa kesulitan. Ia dapat dengan mudah berlari sepanjang dahan, bergantungan dengan kepala di bawah dan bergerak dalam posisi seperti ini. Tupai kelabu sebagai contoh, dapat melompat dari ujung dahan ke dahan pohon yang lain sejauh 4 meter . Ketika melompat, ia meregangkan kaki depan dan belakangnya dan melayang. Sementara itu, ekornya yang dipipihkan memelihara keseimbangannya sekaligus menjadi kemudi yang mengarahkannya. Ia bahkan dapat jatuh bebas dari dahan setinggi 9 meter di atas tanah dan mendarat dengan mulus di atas tanah dengan keempat kakinya.
Kini, mari kita renungkan kembali apa yang dapat dilakukan oleh tupai-tupai cantik ini. Kalian telah mengetahui bahwa tupai dapat melakukan gerakan senam di udara dengan mudahnya, seperti melompat dari satu pohon ke pohon lainnya tanpa terjatuh, dan, menggapai dahan kecil dari jarak jauh dan dengan terampilnya berpegangan padanya layaknya seorang pemain sirkus.
Tetapi, bagaimana? Baiklah, tupai dapat melakukan ini semua dengan menggunakan kaki belakangnya, mata jelinya yang mampu memperkirakan jarak dengan tepat, cakarnya yang kuat, dan ekornya yang menjadikan mereka mampu mengatur keseimbangan. Akan tetapi, pernahkah kalian berpikir siapa yang memberi tupai- sifat-sifat ini, dan siapa pula yang telah mengajarkan bagaimana mempergunakannya pada mereka? Karena mustahil bagi keluarga tupai untuk mengambil penggaris dan mengukur ketinggian pohon atau panjang sebuah cabang, bagaimana mereka mengukur jarak ketika melompat dari satu pohon ke pohon lainnya? Bagaimana pula mereka melompat-lompat begitu cepat tanpa terluka atau menjadi cacat?
Sincap
Tak diragukan lagi, Allahlah yang telah menciptakan binatang-binatang ini lengkap dengan sifat yang mereka miliki dan mengajarkan kepada mereka bagaimana menggunakannya. Lebih jauh lagi, tupai memiliki semua kemampuan dan perlengkapan fisik yang diperlukan guna mendapatkan buah kenari, buah chestnuthazelnut dan buah cemara, yang merupakan buah-buahan berkulit keras dan tumbuh di pucuk pohon yang tinggi. Sebagaimana semua binatang lain di alam ini, Allah secara khusus menciptakan tupai sehingga mereka bisa mendapatkan jenis makanan yang mereka butuhkan.
Pada musim dingin, sulit bagi tupai untuk menemukan makanan, sehingga pada musim panas mereka mengumpulkan makanan untuk dimakan pada bulan-bulan panjang dan dingin berikutnya. Tupai termasuk di antara binatang-binatang yang menyimpan makanan untuk musim dingin.
Akan tetapi, tupai sangat hati-hati ketika mengumpulkan makanannya. Mereka tidak mengumpulkan buah atau daging, jenis makanan yang cepat membusuk. Jika mereka mengumpulkan makanan seperti itu, mereka akan kelaparan di musim dingin.
Oleh karena itu, tupai hanya mengumpulkan buah-buahan kering yang tahan lama seperti kenari, hazelnut, dan buah cemara.
Allahlah yang memberikan pengetahuan ini kepada tupai sejak lahir yang memungkinkan mereka mangambil makanannya. Di sini, kita saksikan salah satu sifat Allah: Allah adalah “ar-Razzaq”, yaitu “Yang senantiasa menyediakan makanan bagi setiap makhluk hidup yang telah Dia ciptakan”.
Sincap
Gigi yang Diperbarui saat Tanggal
Tupai memiliki gigi yang kuat nan tajam yang tak pernah dimiliki oleh manusia. Terletak di bagian depan mulutnya adalah gigi pemotong yang memungkinkan mereka mengerat dan memecah benda-benda keras. Di belakangnya terdapat gigi geraham.
Bila kita ingin memecahkan biji kenari, kita menggunakan batu besar atau alat yang khusus dirancang untuk keperluan ini. Namun, binatang kecil ini dapat dengan mudah melakukannya dengan gigi-gigi tajam mereka.
Pernahkah kalian memikirkan bagaimana gigi tupai tetap kuat sepanjang hidupnya dan bagaimana tupai yang giginya tanggal dapat memakan biji kenari atau hazelnut? Allah, yang menciptakan segala sesuatu dalam keserasian sempurna telah memberi gigi-gigi mereka dengan satu sifat penting. Kalian akan begitu kagum ketika mendengar hal ini! Jika gigi tupai aus atau tanggal, gigi yang baru akan segera tumbuh. Gigi yang aus akan digantikan dengan pertumbuhan gigi baru. Bahkan, Allah tidak hanya memberikan sifat gigi seperti ini kepada tupai, akan tetapi kepada semua makhluk yang harus mengerat makanannya.
Tupai memiliki gigi yang kuat nan tajam yang tak pernah dimiliki oleh manusia.
Tupai menyimpan makanannya untuk musim dingin dengan menimbunnya di beberapa tempat. Berkat ketajaman penciumannya, mereka dapat mengenali aroma biji-bijian yang tetimbun salju sedalam 30 sentimeter .
Tupai membawa makanan dalam kantong dan mengusungnya ke sarangnya. Di dalam sarang, terdapat lebih dari satu gudang penyimpan, yang kebanyakan telah mereka lupakan. Tentu ada juga hikmah dari hal ini, karena dalam beberapa lama biji buah kering di dalam tanah yang dilupakan oleh sang tupai itu akan tumbuh menjadi pepohonan baru.
Seperti kebanyakan binatang, tupai memiliki cara komunikasi antar sesamanya. Tupai merah, misalnya, ketika melihat musuh, mengibaskan ekornya dan mulai membuat kegaduhan.
SincapTupai, yang dapat berlari pada cabang pohon tinggi menggunakan ekornya juga sebagai penyeimbang. Mereka mengubah arah dengan memutar ekornya. Ekor tupai memiliki fungsi seperti kemudi pada sebuah kendaraan. Kumis tupai juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan. Jika kumisnya dipotong, tupai tak dapat menjaga keseimbangan. Disamping itu, mereka juga menggunakan kumisnya untuk mengenali benda-benda di sekitarnya di malam hari.
Anak-anak! Tahukah kalian bahwa beberapa jenis tupai bisa terbang? Semua jenis “tupai terbang” di Australia, yang tingginya sekitar 45 sampai 90 sentimeter , hidup di pepohonan. Kita tak dapat mengatakan mereka benar-benar terbang.
Mereka membuat lompatan panjang dari satu pohon ke pohon lainnya. Makhluk ini, yang bergerak di antara pepohonan dengan melayang, tidak memiliki sayap tetapi memiliki ”selaput terbang”. “Sugar glider”, satu jenis tupai terbang dengan selaput terbang yang memanjang dari lengan depan hingga tungkai belakang, memiliki tubuh yang ramping dan bulu panjang seperti rumbai-rumbai. Pada beberapa jenis tupai, selaput terbang ini terbentuk dari kulit yang berbulu. Selaput ini memanjang sampai pergelangan kaki depan. Tupai terbang melompat dari batang pohon dan mampu menjelajah hingga 30 meter sekali lompatan dengan gerakan melayang yang dihasilkan oleh selaput yang direntangkan. Pada waktu tertentu, mereka bahkan mampu membuat enam lompatan berturutan, menempuh jarak 530 meter .
Ketika mereka tidak bergerak, tubuh binatang kecil ini akan dengan cepat kehilangan panas dan mudah membeku. Oleh karena itu, tidur adalah ancaman besar bagi tupai. Akan tetapi Allah menciptakan berbagai teknik perlindungan yang berbeda bagi setiap makhluk, yang memungkinkan mereka dapat bertahan dalam kondisi lingkungan yang buruk. Selama tidur, misalnya, mereka melilitkan dengan kencang ekornya yang berbulu tebal ke tubuh mereka. Ekor tupai bagaikan sebuah mantel. Di hari-hari yang dingin, ekornya melindungi mereka dari kebekuan.

Kelinci Penggemar Wortel

Kelinci Penggemar Wortel

Maukah kalian belajar lebih banyak tentang kelinci, makhluk kecil cantik yang kadang-kadang kita pelihara di rumah sebagai binatang kesayangan? Kita selalu ingat akan mereka dengan bulu putih saljunya, yang menyenangkan saat dibelai, dan juga pada cara mereka mengerat wortel. Mari kita teliti beberapa sifat menarik binatang ini, yang barangkali belum begitu kita kenal.
Tavşan
Jika kalian mencoba mendekati kelinci, kalian pasti mengakui betapa cepatnya mereka lari. Tahukah kalian bahwa binatang ini dengan mudah dapat merasakan kehadiran musuhnya melalui telinganya yang panjang, bahkan ketika kepala mereka merunduk saat makan rumput? Berkat pendengaran mereka yang tajam kalian akan sukar mendekat tanpa sepengetahuan mereka. Segera, mereka akan merasakan suara atau gerakan kecil dan akan lari menjauh.
Kelinci memiliki panjang 50 sampai 70 sentimeter ketika tumbuh dewasa. Kaki belakang mereka lebih panjang dan lebih kuat daripada kaki depan. Itulah mengapa mereka dapat berlari dengan kecepatan 60 sampai 70 km per jam dan dapat meloncat ke depan dengan jarak 6 meter sekali waktu. Kelinci bergerak lebih cepat daripada sebuah mobil yang berjalan di perkotaan.
Tavşan
Semua kelinci memiliki sifat-sifat ini semenjak lahir. Allah telah menciptakan mereka sebagai pelari cepat dan dengan demikian memungkinkan mereka lolos dari pemangsanya dengan mudah.
Menurutmu jawaban apa yang akan muncul jika seekor kelinci ditanyai: “Apa makanan kesukaanmu?” Ya, kalian benar.
Mereka akan menjawab “wortel”. (Sementara itu, ingat juga bahwa wortel bagus untuk kesehatan mata). Baiklah, tahukah kalian bahwa kelinci hidup dalam lubang-lubang yang mereka gali di bawah tanah, dan bahwa wortel tumbuh ke dalam tanah juga? Sebagaimana kalian tangkap maksud dari pertanyaan ini, wortel telah diciptakan dengan sifat yang amat cocok dengan kebutuhan kelinci.
Juga bagi kita, manusia, Allah membuat segala sesuatu mudah untuk digunakan. Misalnya, jeruk yang kalian makan di musim dingin. Jika tidak terbagi-bagi, akan sangat sukar bagi kalian untuk memakannya, karena jeruk sangat berair. Akan tetapi, Allah, Yang menciptakan segala sesuatu di sekelilingmu, juga menciptakan buah lezat penuh vitamin C ini dalam bentuk terbagi-bagi, siap disantap, dalam kemasan khususnya. Kini kembali pada kelinci! Seekor kelinci dapat dengan mudah mengerat wortel dengan gigi-gigi depannya yang selalu tumbuh yang juga menjadikannya terlihat manis.
Selain kebutuhan makannya, Allah memberikan makhluk hidup berbagai sifat yang memudahkan kehidupan mereka. Berbagai jenis kelinci dengan sifat yang berbeda hidup di muka bumi ini. Kelinci yang hidup di daerah dingin, misalnya, umumnya berwarna putih. Ini merupakan sifat penting yang membuat mereka tidak terlihat di atas salju dan memungkinkan mereka bersembunyi dengan mudah. Kelinci liar, yang biasanya lebih besar dari kelinci-kelinci lainnya memiliki kaki dan telinga lebih panjang. Sementara itu, kelinci gurun di Amerika, memiliki telinga yang amat besar. Telinga ini membantu kelinci mendinginkan tubuh.
Tavşan
Di alam, kebanyakan binatang hidup dalam wilayah yang mereka tandai untuk mereka sendiri. Hal ini mirip dengan kita yang hidup dalam rumah yang nyaman dan dikelilingi oleh anggota keluarga kita. Binatang dan kelompok binatang biasanya menghindar dari memasuki wilayah binatang lain. “Meninggalkan bau” merupakan satu cara yang dipakai oleh para binatang untuk menandai wilayah mereka. Rusa, misalnya, meninggalkan zat dengan bau seperti “ter” pada ranting-ranting panjang dan rerumputan untuk menandai wilayah mereka. Zat ini, yang dikeluarkan dari kelenjar di bawah mata, memberitahukan pada rusa lainnya bahwa kawasan tersebut telah dihuni. Di lain pihak, rusa kutub memiliki kelenjar bau pada ujung kaki belakang yang dengannya mereka menandai wilayah kekuasaan mereka. Kelinci menandai wilayah kekuasaannya dengan kelenjar pada dagunya.
Tavşan
Seperti yang telah kita lihat, Allah menciptakan binatang dengan sifat penting yang sangat menarik. Mempelajari semuanya ini membuat kita kagum pada ciptaan Allah yang tanpa cela. Kita ingat bahwa Allah adalah Pencipta kita dan kita bersyukur kepada-Nya. Ingatlah bahwa Allah memerintahkan manusia untuk memikirkan nikmat-Nya dan pandai bersyukur. Dalam Alqur’an Allah berfirman bahwa Dia akan memberi pahala bagi yang bersyukur:
Dan Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur. (Surat Ali Imran: 145)
Anak-anak! Jadi, kalian harus selalu ingat untuk bersyukur atas nikmat dan keindahan di sekeliling kalian.

Binatang yang Setia: Anjing

Binatang yang Setia: Anjing

Anjing lebih cerdas daripada kebanyakan binatang lainnya. Mereka mudah dilatih. Anjing yang terlatih dengan baik biasa dipakai sebagai anjing penjaga. Anjing penjaga dapat mengalahkan makhluk lain yang 5 sampai 6 kali lebih besar darinya.
Köpek yavrusu
Tetapi menariknya anjing-anjing ini, yang menjadi sangat liar ketika berada dalam bahaya, sama sekali tidak membahayakan pemiliknya. Saat menghadapai ancaman, mereka mempertaruhkan nyawa demi keselamatan pemiliknya dan dalam keadaan bagaimanapun mereka tak akan menelantarkan pemiliknya.
Keberadaan ratusan jenis anjing dengan warna dan ukuran yang berbeda merupakan salah satu tanda penciptaan Allah yang tiada banding. Dalam Alqur’an, Tuhan sebagai satu-satunya pencipta dinyatakan sebagai berikut:
Dialah Pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak, padahal Dia tidak mempunyai isteri? Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu. (Yang memiliki sifat-sifat yang) demikian itu ialah Allah Tuhan kamu; tidak ada Tuhan selain Dia; Pencipta segala sesuatu maka sembahlah Dia; dan Dia adalah Pemelihara segala sesuatu. (Surat al-An'am: 101-102)
Mari kita pikirkan hal berikut ini; anggaplah kalian belum pernah melihat anjing sebelumnya, dan seseorang memintamu menggambar seekor anjing. Dapatkah kalian menyelesaikannya? Tentu saja tidak. Tak seorang pun bisa melakukannya. Karena kita tak dapat melakukan apapun kecuali jika Allah memberi kita satu contoh di alam.
Köpek
Pesawat terbang misalnya, dirancang dengan meniru sistem penerbangan pada burung. Robot adalah tiruan sistem tubuh manusia. Namun, Tuhan kita telah menciptakan makhluk yang tak terhitung jumlahnya tanpa contoh sebelumnya- penguin yang hidup di kutub selatan, singa – raja sabana, lumba-lumba, kupu-kupu, burung, lebah, dan sebagainya - pendek kata, Allah menciptakan segala sesuatu.
Allah, yang memberikan kepada semua makhluk berbagai keistimewaan, juga memberi anjing ciri fisik yang berbeda dari makhluk hidup lainnya. Misalnya, anjing memiliki 42 gigi, 10 buah lebih banyak dari yang dimiliki manusia. Dengan demikian, ia dapat mengerat dan memecahkan makanannya, khususnya tulang, menjadi serpihan-serpihan tanpa kesulitan. Lebih dari itu, karena matanya diciptakan secara khusus, dalam kegelapan anjing memiliki penglihatan yang lebih tajam daripada manusia. Mereka dapat merasakan gerakan suatu benda dari jarak jauh. Selanjutnya, karena anjing dapat mendengar suara pada frekuensi di luar batas pendengaran kita, mereka mendengar suara dari jarak empat kali jauhnya dari yang kita mampu.
Misalnya, seseorang tidak dapat mendengar suara bernada sangat tinggi dari peluit yang digunakan untuk memberi perintah kepada anjing, sementara anjing dapat mendengarnya.
Köpek
Penciuman anjing juga sangat tajam. Pusat olfactory, yaitu pusat “penciuman” dalam otaknya berkembang 40 kali lebih baik daripada pada manusia. Dengan demikian, kepekaan penciuman anjing jauh di atas manusia.
Dengan segala kemampuannya ini, anjing dapat mencium mangsa, mengikuti jejaknya, dan menjemput tangkapan pemburu meskipun berada berkilo-kilo meter jauhnya. Satu endusan terhadap barang milik seseorang telah cukup bagi anjing pelacak untuk menemukan pemiliknya. Anjing besar dengan pipi bergelambir, Saint Bernards, misalnya, dapat dengan mudah menemukan seseorang yang terluka di bawah salju dengan hidungnya yang peka dan menolongnya. Daya penciuman luar biasa yang dimiliki oleh anjing tersebut merupakan keajaiban tersendiri.
Köpek
Anjing juga menggunakan hidungnya untuk bernafas. Memasuki hidungnya, udara disaring, dihangatkan dan dilembabkan dan setelahnya menuju ke paru-paru.
Tidak seperti manusia, makhluk ini tidak berkeringat untuk mengatur suhu tubuhnya karena tidak ada kelenjar keringat dalam tubuhnya. Pengaturan suhu tubuh dipegang oleh sistem pernafasan. Bulu-bulu yang menutup tubuhnya menjaga kulit dari panas luar. Ketika suhu luar meningkat, suhu tubuh anjing juga meningkat; anjing yang suhu tubuhnya meningkat mengurangi kelebihan panas ini dengan menjulurkan lidahnya. Dengan demikian, meskipun bulu mereka tebal, mereka tidak berkeringat ketika hari panas. Allah telah memberi mereka sistem yang sempurna, sementara kita, manusia, segera berkeringat ketika berlari selama setengah jam saja, anjing tak pernak berkeringat meskipun berlari selama berjam-jam. Kini setelah kalian memahami hal ini, kalian tak harus khawatir bila melihat mereka dengan lidah terjulur pada hari yang panas.
Juga, jika kalian berpikir mengenai anjing, kalian akan ingat bahwa tubuh mereka sangat halus dan mengkilap. Hal ini disebabkan oleh adanya kelenjar minyak.
Ada beberapa sistem dalam tubuh anjing. Karena sistem inilah, tapak kaki anjing tidak pernah terluka, tidak juga aus, dan kuku mereka tidak pernah terkena iritasi. Sebagaimana kalian lihat, Tuhan kita telah memberi jalan keluar bahkan bagi masalah yang kecil dari satu makhluk dengan memberi-Nya mekanisme perlindungan yang dirancang baginya. Tuhan kita menciptakan segala sesuatu dalam keselarasan. Sebagaimana diperlihatkan juga oleh contoh ini, Allah melengkapi semua makhluk-Nya dengan kemampuan yang mereka perlukan. Contoh-contoh ini menjadikan kita berpikir dan menyadari keindahan dalam ciptaan Tuhan.

Biri-biri Kecil Berbulu Putih

Biri-biri Kecil Berbulu Putih

Kalian barangkali telah mengetahui bahwa biri-biri memiliki wajah mungil, manis tanpa dosa. Ada pula yang lebih besar dan sangat mirip dengan mereka. Itu adalah induknya. Tahukah kalian bahwa ada ikatan kuat antara anak biri-biri dan induknya?
Ikatan kuat ini nampak jelas saat sang induk mulai memberi makan anaknya.
Pada saat induk biri-biri melahirkan anaknya, ia tak pernah melupakan bau dan rasa yang ia rasakan ketika ia membersihkan anaknya dengan lidahnya. Itulah mengapa ia tak akan menerima bayi biri-biri lain yang mempunyai bau dan rasa berbeda. Ini sungguh mengagumkan! Sementara seorang ibu di rumah sakit barangkali akan menerima begitu saja bayi lain yang diserahkan kepadanya, induk biri-biri dapat dengan mudah membedakan anaknya sendiri dari yang lain di antara sekawanan biri-biri.
Kuzu
Akan tetapi, induk biri-biri tidak memiliki banyak waktu untuk mengenali anak mereka sendiri, ia harus berusaha mengenali mereka segera setelah melahirkan. Jika tidak, ia tak akan pernah dapat menemukan anaknya di antara sekawanan biri-biri. Tetapi, sang induk tak pernah memperoleh masalah seperti ini, karena Allah mengilhaminya untuk menjilat bayinya segera setelah ia melahirkan sehingga ia dapat mengenali bau dan rasanya.
Baiklah, tahukah kalian apa yang melindungi biri-biri kecil dari hujan? Kulitnya! Karena kulitnya memiliki lapisan lunak berlemak, ia berfungsi seperti “jas hujan” yang menjaga biri-biri kecil agar tidak basah. Hal ini menjadika bulunya menggulung dan tetap kering di bawah hujan.
Selain itu, salah satu sifat penting biri-biri kecil adalah kemampuan mereka untuk memamah biak. Pernahkah kalian melihat binatang memamah biak? Kami akan menerangkannya padamu. Beberapa binatang pemakan rumput adalah pemamah biak.
Binatang-binatang ini memiliki lambung yang terbagi menjadi empat bagian. Ketika binatang tersebut memakan sesuatu, makanan tersebut mulanya menuju ke lambung kemudian kembali lagi ke mulut. Setelah binatang ini mengunyahnya, makanan ini menuju bagian lain dalam lambungnya. Proses ini dinamakan memamah biak. Tuhan kita telah memberikan kemampuan ini kepada beberapa binatang agar dapat mencerna makanan yang sukar dicerna dengan lebih baik.
Domba dan biri-biri memiliki berbagai manfaat bagi manusia. Setiap hari mereka memproduksi susu, dan susu domba umum diminum dan digunakan di berbagai tempat di dunia. Kalsium dalam susu ini bermanfaat bagi perkembangan tulang dan gigi. Bahan dasar pembuatan yogurt dan keju adalah susu. Susu juga digunakan untuk membuat kue, pastry, dan makanan lainnya. Singkatnya, susu merupakan salah satu makanan bergizi yang kita makan setiap hari. Bahkan, benang yang terbuat dari bulu wol mereka digunakan untuk menenun kain bagi kita. Benang yang digunakan untuk berbagai keperluan lain telah membuat hidup kita lebih mudah. Dalam Alqur’an, Kitab Allah yang diturunkan bagi manusia, manfaat binatang ini bagi manusia dinyatakan sebagai berikut:
Dan Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal dan Dia menjadikan bagi kamu rumah-rumah (kemah-kemah) dari kulit binatang ternak yang kamu merasa ringan (membawa)nya di waktu kamu berjalan dan waktu kamu bermukim dan (dijadikan-Nya) pula dari bulu biri-biri, bulu onta dan bulu kambing, alat-alat rumah tangga dan perhiasan (yang kamu pakai) sampai waktu (tertentu). (Surat an-Nahl: 80)
… Kami memberimu minum daripada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya. (Surat an-Nahl: 66)
Sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut, kita mendapatkan manfaat dari domba dan biri-biri. Kita seharusnya sangat berterima kasih kepada Allah atas kenikmatan yang telah diciptakan bagi kita.

Kuda: Kawan Kita yang Setia

Kuda: Kawan Kita yang Setia

Tahukah kalian, bahwa setelah anjing, kawan kita yang setia adalah kuda? Kuda piaraan tidak pernah meninggalkan majikannya jika tidak terpaksa.
Kawan setia kita ini dapat membawa kita berkilo-kilo meter jauhnya tanpa kelelahan. Kuda adalah binatang yang banyak membantu manusia sepanjang sejarah.
At
Saat ini kalian dapat menyaksikan ribuan mobil di jalanan dan banyak jalan tol dibangun untuk mobil-mobil ini. Akan tetapi, mobil melayani manusia baru pada abad terakhir ini. Pada saat kakek atau nenekmu lahir, belum ada mobil. Pada saat itu, binatang, khususnya kuda, digunakan sebagai sarana transportasi.
Tahukah kalian bahwa kalian dapat menandai umur kuda dengan melihat giginya? Karena rumput yang dimakan oleh kuda mengandung pasir dan debu, gigi mereka lambat laun aus dan tingkat keausan ini menunjukkan umurnya. Tetapi, sebenarnya gigi kuda sangat panjang. Gigi-gigi ini mirip dengan tongkat yang tertanam pada tulang rahang. Dibandingkan dengan gigi kita, akar gigi kuda berada jauh di dalam. Ketika gigi mulai aus, bagian yang tertanam di dalam tulang rahang mulai muncul.
Bahkan pada kuda yang sangat tua, akar giginya akan terlihat di permukaan gusi. Masing-masing gigi dapat aus sepanjang 2,5 sampai 5 cm sebelum ia tak dapat dipakai untuk mengunyah. Berpikirlah sejenak, jika Tuhan kita tidak memberikan sifat ini kepada kuda, binatang ini akan segera kehilangan giginya dan mati kelaparan.
At
Tuhan kita juga telah memberikan kemampuan penting lainnya pada bulu-bulu kuda. Bulu kuda menjadi semacam thermostat - alat yang digunakan untuk mengatur suhu tubuh – bagi mereka. Tubuh mereka harus terjaga pada suhu 38 derajat Celcius . Untuk memelihara suhu ini, bulu kuda menjadi lebih panjang di musim dingin. Di musim panas, kuda merontokkan bulu-bulunya, dengan begitu suhu tubuh mereka tetap terjaga.
Ada satu lagi sifat menarik dari kuda: kuda tidur berdiri! Tahukah kalian bagaimana mereka berusaha agar tidak terjatuh? Karena tulang kaki mereka memiliki kemampuan untuk “mengunci” selama tidur. Berkat kemampuan yang telah Allah berikan pada kuda ini, mereka dapat tidur berdiri dan juga membawa beban berat. Sementara itu, kepala manusia terkulai jika ia tertidur di atas kursi.
Kaki kuda diciptakan tidak hanya untuk dapat membawa beban berat tetapi juga untuk berlari cepat. Tidak seperti binatang-binatang lainnya, kuda tidak memiliki tulang selangka, suatu ciri yang memungkinkan mereka melangkah lebih lebar. Selain itu, terdapat mekanisme pada tulang dan otot kaki mereka yang menurunkan jumlah tenaga yang dikeluarkan ketika mereka berlari semakin cepat dan meningkatkan kemampuan bergerak. Fungsi mekanisme ini mirip dengan gigi persneling pada mobil. Seperti mobil yang beralih pada persneling lebih tinggi ketika semakin kencang, kuda pun beralih pada “persneling” lebih tinggi jika ingin berlari lebih cepat. Sementara tenaga yang diperlukan untuk mendorong menurun, kemampuan geraknya meningkat.
Baiklah, mengapa tubuh kuda dirancang untuk mampu membawa beban berat dan dapat berlari cepat? Sebenarnya membawa beban berat atau berlari cepat bukanlah keterampilan yang diperlukan kuda untuk dirinya sendiri. Jadi, mengapa kuda memiliki sifat demikian?
At
Jawabannya telah jelas. Kemampuan ini diberikan kepada kuda bukan untuk kebutuhan mereka sendiri, melainkan untuk melayani manusia. Dengan kata lain, Allah telah menciptakan kuda dengan kemampuan-kemampuan tadi sehingga mereka dapat melayani manusia. Dalam Alqur’an Allah menegaskan bahwa Allah telah menciptakan binatang untuk melayani manusia:
Dan Dia menciptakan binatang ternak untuk kamu, padanya ada bulu yang menghangatkan, dan berbagai-bagai manfaat, dan sebahagiannya kamu makan. Dan kamu memperoleh pandangan yang indah padanya, ketika kamu membawanya kembali ke kandang, dan ketika kamu melepaskannya ke tempat penggembalaan. Dan dia memikul beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup sampai kepadanya, melainkan dengan kesukaran-kesukaran (yang memayahkan) diri. Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dan (Dia telah menciptakan) kuda, bagal, dan keledai agar kamu menungganginya dan (menjadikannya) perhiasan. Dan Allah menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya. (Surat an-Nahl: 5-8)

Zebra: Kuda Belang

Zebra: Kuda Belang

Melihat zebra mengingatkan kita pada kuda. Seperti halnya kuda, zebra pun, memiliki rambut yang dinamakan “surai”.
Struktur tubuh mereka juga sangat mirip dan mereka berlari sama cepatnya.
Tetapi, penampilan mereka amat berbeda. Seperti yang kalian duga, perbedaan itu terletak pada belang-belang yang menutupi tubuh mereka dari kepala hingga ujung kaki. Jangan meremehkan belang-belang itu, karena ia berbeda pada setiap zebra. Seperti halnya sidik jari, yang “unik” pada setiap orang, belang-belang pada zebra juga berbeda semuanya. Belang-belang menjadi tanda pengenal bagi setiap zebra, seperti kartu identitas pada manusia. Belang-belang pada zebra juga menjadi bagian penting dari pertahanan. Ketika mereka datang bergerombol, harimau atau singa melihat mereka sebagai satu kesatuan. Dengan demikian, sulit bagi pemangsa tersebut untuk memilih satu zebra, dan terlindungilah para zebra itu.
Zebra
Ada dua hal penting yang diperlukan zebra untuk hidup: air dan rumput.
Pada waktu-waktu tertentu, satu kawanan zebra mengembara sampai sejauh 50 kilometer untuk menemukan air dan rumput.
Akan tetapi pada malam harinya mereka kembali ke wilayah mereka sendiri. Hal ini dikarenakan, seperti yang telah kita bahas sebelumnya mengenai binatang lain, setiap kawanan hidup dalam wilayah tertentu.
Tahukah kalian bahwa zebra sangat suka mandi debu? Benar sekali, zebra sangat suka mandi debu. Hal ini dikarenakan mandi debu menghilangkan parasit yang hidup pada badannya. Selain itu, zebra memiliki kawan yang menemani dan membantu mereka membersihkan badan. Burung pematuk lembu memakan kutu-kutu yang ditemukan pada kulit zebra.
Dengan begitu, burung itu mengambili satu per satu parasit yang dapat menyebabkan zebra sakit dan gatal-gatal. Seperti kalian lihat, Tuhan kita yang merencanakan dan mengendalikan hidup seluruh makhluk, juga menugasi beberapa binatang sebagai pembantu atas yang lain.
Zebra
Sekitar setengah jam setelah kelahiran, bayi zebra berdiri dan mulai berjalan, meskipun tertatih-tatih. Segera setelahnya mereka mulai mengisap susu induknya. Susu sangat penting bagi seekor makhluk yang baru lahir. Susu ini, yang berwarna merah muda, yang dibuat khusus oleh Allah, melindungi mereka dari penyakit semenjak lahir. Selain itu, ia menjamin berfungsinya usus mereka dengan baik.
Zebra, sebagaimana makhluk lain yang berada di bawah penjagaan Allah, dilengkapi dengan mekanisme pertahanan diri yang Allah ajarkan. Mekanisme pertahanan diri yang pertama adalah indera yang sangat peka, semisal penglihatan, pendengaran dan penciuman, yang diberikan oleh Allah sejak lahir. Kepekaan indera ini memungkinkan zebra untuk mengetahui pemangsanya dengan cepat dan berlari menjauh. Tak lama setelah mulai berlari mereka telah mencapai kecepatan yang luar biasa. Mekanisme pertahanan diri kedua adalah sebagai berikut: ketika sekawanan zebra tidur, salah satu atau dua ekor zebra berjaga dan mewaspadai kemungkinan adanya ancaman.
Zebra
Zebra menerapkan taktik pertahanan diri yang mirip dengan taktik manusia. Yang menarik adalah binatang ini hidup secara harmonis dalam kawanannya dan membuat pembagian kerja. Jelaslah bahwa Alah yang menciptakan zebra, mengumpulkan dan memberi mereka makanan dan Dialah yang memerintahkan mereka melakukan pembagian kerja. Jika tidak demikian, tak seorangpun dapat menjelaskan mengapa beberapa ekor zebra rela berkorban dengan tetap terjaga sepanjang malam untuk melindungi yang lain.
Di sisi lain, bagi bayi zebra yang baru lahir, yang baru membuka mata untuk melihat dunia, taktik pertahanan diri yang Allah ajarkan sangat sederhana. Yang harus ia lakukan adalah selalu berada di dekat induknya. Hal ini karena mustahil bagi bayi zebra untuk melihat musuh yang mengendap dengan matanya yang baru saja terbuka atau melarikan diri dengan kakinya yang masih lemah. Kalian lihat, Allah memberi ilham kepada bayi zebra untuk selalu di dekat induknya sampai ia tumbuh. Jika tidak, bagaimana ia bisa mengetahui bahwa ada pemangsa berkeliaran menunggunya dan tempat yang paling aman adalah bersama induknya?
Zebra
Kebanyakan zebra hidup di padang rumput terbuka yang kurang memungkinkan sebagai tempat bersembunyi. Oleh karenanya, agar mereka tetap hidup, mereka harus dapat bergerak cepat. Seluruh susunan tubuh zebra dirancang untuk keperluan ini. Misalnya, kaki mereka sangat panjang; mereka dapat berlari dalam jarak jauh tanpa lelah atau berkurang kecepatannya. Meskipun ringan, tulang zebra sangat kuat.
Zebra sering merasa kehausan. Di daerah yang susah air, mereka menggunakan penciumannya yang tajam dan menggali lubang untuk mendapatkan air segar. Pada saat-saat berbahaya, zebra dewasa mendorong zebra-zebra muda ke tengah kawanan guna melindungi mereka. Ketika berlari bersama, zebra-zebra muda selalu berada di tengah kawanan dan berlari di dekat induknya untuk keamanan yang lebih baik.

Jerapah: Seperti Menara Bertotol-totol

Jerapah: Seperti Menara Bertotol-totol

Jerapah sering kali mencapai ketinggian hingga 5 sampai 6 meter . Kalian dapat menemukan kemiripan jerapah dengan menara yang bertotol-totol. Bagian terpanjang jerapah adalah lehernya. Leher panjangnya memungkinkan ia mencapai cabang-cabang pohon yang tinggi dan makan dari tunas dan daun-daunan. Tanam-tanaman berduri, yang tidak dikunyah oleh jerapah, awalnya langsung masuk ke dalam lambungnya yang mempunyai empat ruang. Lalu mereka memuntahkannya kembali ke mulut, dan mengunyahnya. Kemudian mereka menelannya kembali dan mengirim ke bagian lain dalam lambungnya.
Zürafa
Akan tetapi, ada sesuatu yang sangat menarik dari proses ini. Seperti yang baru saja kami sampaikan, jerapah memuntahkan kembali tumbuh-tumbuhan berduri dari lambung ke mulutnya untuk kemudian dikunyah. Seperti yang kalian bayangkan, ini adalah perjalanan yang cukup panjang. Makanan harus melalui jalan sepanjang 3 sampai 4 meter di dalam leher jerapah.
Kalian dapat membayangkan tidak mungkin makanan mencapai tempatnya begitu saja. Kalian ingin tahu bagaimana jerapah melakukannya, bukan? Kami akan menerangkannya: ada semacam “lift” pada leher jerapah yang memungkinkan ini bisa terjadi. Tidak diragukan lagi, mustahil bagi jerapah berpikir: “untuk mencerna makanan, kita perlu mengirimnya kembali ke mulut; jadi kita perlu semacam “lift” untuk melakukannya.
Sementara itu, sistem yang demikian tidaklah dapat terjadi karena kebetulan. Kalian pasti tertawa jika ada yang mengatakan,
“Aku pergi ke daerah kosong di mana beberapa tahun lalu aku meninggalkan beberapa bahan untuk membuat bangunan.
Mengejutkan sekali, aku temukan sebuah bangunan besar. Tak diragukan lagi, hujan, salju, dan matahari pasti telah bekerja bersama membangunnya selama bertahun-tahun.” Kalian pasti juga berpikir bahwa orang ini telah hilang ingatan dan karenanya merasa kasihan kepadanya. Tidak beralasan juga jika berpikir bahwa sistem seperti “lift” di dalam leher jerapah juga tercipta dengan cara seperti di atas. Sistem yang demikian tak mungkin terjadi secara kebetulan.
Zebra
Lebih jauh lagi, jerapah bukanlah bangunan tak bernyawa yang terbuat dari batu-batuan, tanah atau batu bata. Dia adalah makhluk hidup yang dapat berlari, merasa lapar, dan melahirkan. Mungkinkah makhluk hidup yang demikian dapat tercipta secara tidak sengaja? Mungkinkah bahwa suatu “kebetulan” dapat memberikan leher panjang yang dilengkapi dengan sistem yang berfungsi tersebut? Tentu tidak.
Jelaslah bahwa semua yang diperlukan oleh jerapah telah diberikan oleh Allah semenjak ia dilahirkan. Allah telah menciptakan secara khusus mulut dan lambung jerapah sehingga mereka dapat memakan tumbuhan keras dan berduri tanpa kesulitan.
Sebagaimana struktur lehernya, cara tidur jerapah mengingatkan kita pada keberadaan Allah. Saat tertidur, jerapah menjulurkan lehernya di atas tubuhnya. Kecuali untuk beberapa menit, mereka tidur berdiri dengan posisi seperti itu. Jerapah tidak tidur semuanya pada waktu yang sama, salah satu dari mereka terjaga untuk melindungi yang lainnya. Bahwa seekor jerapah mengorbankan tidurnya untuk menjaga yang lain dan kesepakatan mereka dalam hal ini menunjukkan pada kita kekuasaan Allah terhadap jerapah sebagaimana pada semua binatang lainnya.
Zürafa
Sekarang kita tinggalkan bagaimana binatang bertotol-totol ini menyantap makanannya dan kita bicarakan bagaimana ia meminum air. Barangkali kebanyakan orang tak pernah berpikir bagaimana seekor jerapah membungkukkan badannya dan minum air tanpa kesulitan. Bagaimanapun, Tuhan kita, yang menciptakan segala sesuatu, ingin agar kita merenungkan sistem yang sempurna ini.
Pertama, mari kita perjelas bahwa ketika minum air, masalah serius menanti binatang berleher panjang ini.
Untuk memahami problem mendasar ini, kita perlu mengingat satu hal: apa yang bakal terjadi ketika kalian mencoba berdiri di atas kepala! Sudah pasti! Wajahmu akan memerah. Hal ini dikarenakan, darah kita mengalir deras ke arah kepala dengan adanya gaya gravitasi bumi dan memberikan tekanan pada pembuluh darah.
Inilah yang terjadi tatkala seekor jerapah sedang minum. Seperti yang kalian bayangkan hal ini bisa menjadi masalah besar.
Karena jerapah sangat tinggi – kira-kira lima sampai enam meter – tekanan darah di kepalanya yang merunduk ke bawah menjadi sangat besar. Jika manusia mengalami tekanan darah yang demikian, otaknya akan segera meledak.
Zürafa
Yang menjadi pertanyaan, bagaimana seekor jerapah minum air tanpa terjadi pendarahan otak? Hal ini dikarenakan, Allah,
Sang Pencipta langit, bumi, dan semua makhluk, telah menempatkan mekanisme khusus di dalam kepala jerapah. Terdapat katup kecil pada bagian dalam pembuluh darah di kepala jerapah. Sekali ketinggian kepala jerapah berubah, katup-katup ini mulai beroperasi dan mencegah tekanan darah yang tinggi di kepala.
Baiklah, pernahkah kalian berpikir, mengapa jerapah bertotol-totol? Penampilan indah ini, yang serasi dengan padang rumput, membuat musuhnya sukar mengenali jerapah. Meskipun badannya besar, mereka dapat bersembunyi dari raja sabana, yaitu singa, musuh utamanya.
Pada saat-saat berbahaya, jerapah berlari dengan kecepatan 55 sampai 60 kilometer per jam. Ketika mereka mulai berlari, mereka menggerakkan kepalanya ke depan dan belakang seperti pompa, dan menggulung ekornya. Tidak seperti binatang lainnya, jerapah tidak mengambil langkah menyilang. Mereka menggerakkan bagian kiri kaki depan dan belakang terlebih dahulu, baru kemudian bagian kaki kanan. Berkat hal ini, singa-singa kesulitan untuk menangkap jerapah.
Zürafa
Hal ini, tentunya, tidak berlaku bagi jerapah-jerapah muda. Dengan kaki mereka yang masih kecil dan lemah, mereka tidak bisa berlari secepat induknya. Oleh karenanya, mereka menjadi mangsa yang mudah bagi singa. Akan tetapi, seperti telah disebutkan sebelumnya, anak-anak jerapah selalu tinggal bersama induknya. Dengan kaki panjangnya, induk jerapah mampu memberikan tendangan mematikan untuk menjaga mereka. Kita berhenti sejenak untuk berpikir. Jerapah bukanlah manusia.
Jerapah adalah binatang. Binatang tidak memiliki kemampuan berpikir. Jadi, perlindungan seekor jerapah dan juga binatang lainnya bagi anak-anak mereka menjadi mungkin karena Allah memberikan ilham kepada mereka. Allah Maha Penyayang.
Berkenaan dengan kasih sayang Allah, sebuah ayat Alqur’an berbunyi sebagai berikut:
Karena Tuhanmu adalah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang (Surat An Nahl: 47)